Kendari – Universitas Muhammadiyah Kendari resmi meluncurkan program pengembangan holistik yang mengintegrasikan kegiatan olahraga dan seni budaya melalui Unit Karir Mahasiswa (UKM) pada Senin, 31 Maret 2026. Inisiatif strategis ini dirancang untuk meningkatkan kompetensi lunak (softskill) mahasiswa sekaligus memperkuat identitas budaya lokal Sulawesi Tenggara di tengah kompetisi global.
Peluncuran program ini diselenggarakan di Aula Serbaguna Universitas Muhammadiyah Kendari, Jalan Sultan Qaimuddin No. 17, Kendari, dengan dihadiri oleh lebih dari 300 mahasiswa dari berbagai program studi, dosen pembimbing, dan pejabat akademik. Acara dimulai pukul 09.00 WITA dengan rangkaian pertunjukan seni tradisional Kendari yang memukau seluruh peserta hadir.
Latar Belakang dan Urgensi Program
Langkah strategis ini muncul dari observasi mendalam Unit Karir Mahasiswa terhadap tantangan yang dihadapi lulusan Universitas Muhammadiyah Kendari di pasar kerja. Selama dua tahun terakhir, survey internal menunjukkan bahwa meskipun lulusan kampus memiliki kompetensi teknis yang solid, masih terdapat gap signifikan dalam hal kemampuan komunikasi, kepemimpinan, kreativitas, dan adaptabilitas – kompetensi yang kini menjadi prioritas utama industri.
“Data dari Badan Pusat Statistik menunjukkan bahwa tingkat pengangguran terbuka untuk tingkat pendidikan universitas di Sulawesi Tenggara mencapai 4,8 persen pada tahun 2025. Salah satu penyebabnya adalah ketidaksesuaian antara kompetensi yang dimiliki lulusan dengan kebutuhan dunia kerja modern,” ungkap Dr. Ahmad Tahir, Direktur Unit Karir Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Kendari, dalam sambutan pembukaan acara.
Program ini lahir dari kolaborasi intensif antara Unit Karir Mahasiswa dengan Rektorat, Dekanat berbagai Fakultas, dan organisasi mahasiswa kampus selama enam bulan terakhir. Tim pengembang program melakukan benchmarking terhadap universitas-universitas terkemuka di Indonesia, termasuk Universitas Indonesia dan Institut Teknologi Bandung, untuk memastikan kualitas dan relevansi program.
Struktur dan Komponen Program
Program terintegrasi olahraga dan seni budaya ini terbagi menjadi empat pilar utama yang saling mendukung. Pertama adalah Program Pengembangan Kepemimpinan melalui Olahraga Tim (PKOT), yang fokus pada cabang olahraga beregu seperti futsal, voli, bulu tangkis, dan bola basket. Melalui program ini, mahasiswa dilatih untuk mengembangkan kepemimpinan, manajemen strategi, dan kerjasama tim dalam lingkungan yang kompetitif namun edukatif.
Pilar kedua adalah Program Seni Budaya dan Kreativitas Mahasiswa (PSKM), yang mencakup berbagai kegiatan seni tradisional dan kontemporer. Di dalamnya tersedia kelas-kelas budaya seperti tari tradisional Kendari, gamelan, pencak silat, dan workshop seni rupa modern. “Kami percaya bahwa seni dan budaya adalah jendela pembuka kreativitas dan ekspresi diri mahasiswa. Ini sangat penting untuk pengembangan kepribadian yang seimbang,” jelas Dr. Ahmad Tahir.
Pilar ketiga adalah Kompetisi dan Showcase Berkala, di mana mahasiswa peserta program memiliki kesempatan untuk menampilkan prestasi mereka melalui turnamen olahraga, festival seni, dan pameran karya. Kegiatan ini dirancang untuk memberikan pengalaman kompetisi yang nyata serta meningkatkan kepercayaan diri dan resiliensi mahasiswa.
Pilar keempat adalah Sertifikasi dan Portfolio Profesional, di mana setiap peserta program akan mendapatkan sertifikat resmi yang mencantumkan pencapaian dan kompetensi yang telah dikuasai. Portfolio digital ini nantinya dapat ditampilkan kepada calon pemberi kerja untuk memperkuat lamaran pekerjaan atau CV mahasiswa.
Narasumber dan Testimoni Stakeholder Kampus
Prof. Dr. Ir. Jamaluddin Malik, Rektor Universitas Muhammadiyah Kendari, memberikan apresiasi tinggi terhadap inisiatif Unit Karir Mahasiswa dalam mengembangkan program inovatif ini. “Program yang diluncurkan hari ini mencerminkan komitmen Universitas Muhammadiyah Kendari untuk menghasilkan lulusan yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki karakter kuat, kreativitas tinggi, dan adaptabilitas terhadap perubahan zaman. Ini sejalan dengan misi Muhammadiyah untuk mengembangkan manusia yang berakhlak mulia dan berkompeten,” ungkap Prof. Jamaluddin dalam acara peluncuran.
Sementara itu, Dr. Rina Suryani, Dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, menekankan pentingnya sinergi antara berbagai unit akademik dalam mendukung pengembangan mahasiswa. “Sebagai dekan, saya melihat bahwa program ini akan sangat bermanfaat bagi mahasiswa kami. Mahasiswa yang terlibat aktif dalam kegiatan ekstrakurikuler terstruktur terbukti memiliki prestasi akademik yang lebih baik dan tingkat kelulusan yang lebih tinggi. Kami siap memberikan dukungan penuh,” ujarnya dengan antusias.
Asisten Direktur UKM untuk Bidang Olahraga, Hendra Kusuma, S.Or., M.Pd., menjelaskan rincian teknis program olahraga. “Kami akan menyelenggarakan latihan rutin setiap hari Selasa hingga Jumat pukul 15.30 hingga 17.30 WITA di Lapangan Olahraga Universitas Muhammadiyah Kendari. Setiap peserta akan mendapatkan pembimbing profesional yang berpengalaman. Kami juga akan mengadakan minimal dua turnamen per semester untuk memberikan kesempatan kepada mahasiswa berkompetisi,” jelas Hendra Kusuma.
Di sisi lain, Asisten Direktur UKM untuk Bidang Seni dan Budaya, Fatimah Rosyida, M.Sn., menguraikan konsep program seni dengan detail yang mendalam. “Kami telah mengundang seniman dan budayawan lokal terkemuka dari Kendari untuk menjadi mentor dalam program ini. Mereka akan berbagi pengetahuan tentang seni tradisional Sulawesi Tenggara yang kaya. Sekaligus, kami juga menyediakan workshop seni kontemporer dan digital art untuk mahasiswa yang tertarik dengan ekspresi seni modern,” katanya dengan bangga.
Dampak Akademik dan Karir
Investasi Universitas Muhammadiyah Kendari dalam program ini diharapkan memberikan dampak signifikan terhadap profil lulusan kampus. Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh Dr. Ahmad Tahir dan timnya, mahasiswa yang aktif dalam kegiatan olahraga dan seni budaya menunjukkan peningkatan signifikan dalam beberapa kompetensi kunci.
Pertama, kemampuan komunikasi dan presentasi meningkat rata-rata 35 persen. Mahasiswa yang terlibat dalam kegiatan kelompok menjadi lebih percaya diri dalam mengekspresikan ide dan berkomunikasi dengan orang lain. Kedua, kepemimpinan dan manajemen tim mengalami peningkatan sebesar 42 persen. Melalui olahraga tim, mahasiswa belajar secara langsung tentang dinamika kepemimpinan, delegasi, dan penyelesaian masalah kelompok.
Ketiga, kreativitas dan inovasi meningkat rata-rata 38 persen, terutama pada mahasiswa yang mengikuti program seni budaya. Keterlibatan dalam proses kreatif, baik dalam menciptakan karya seni maupun strategi olahraga, merangsang pemikiran lateral dan solusi inovatif. Keempat, resiliensi dan emotional intelligence meningkat 40 persen, karena mahasiswa belajar menghadapi kegagalan, kompetisi, dan tantangan dengan cara yang sehat dan produktif.
Lebih jauh, program ini juga diharapkan meningkatkan tingkat employability lulusan. Menurut data dari Career Center Universitas Muhammadiyah Kendari, lulusan yang aktif dalam kegiatan ekstrakurikuler terstruktur memiliki tingkat penempatan kerja 28 persen lebih tinggi dibandingkan dengan lulusan yang tidak aktif. Rata-rata waktu tunggu mendapatkan pekerjaan juga lebih singkat, yakni 3,2 bulan dibandingkan 5,7 bulan untuk kelompok lain.
Partisipasi Mahasiswa dan Antusiasme
Respons mahasiswa terhadap peluncuran program ini sangat positif dan antusiastik. Dalam acara peluncuran, lebih dari 150 mahasiswa mendaftar langsung sebagai peserta program dalam berbagai cabang olahraga dan kegiatan seni. Antusiasme ini menunjukkan bahwa mahasiswa Universitas Muhammadiyah Kendari memiliki kesadaran tinggi tentang pentingnya pengembangan softskill.
Salsa Putri Handoko, mahasiswa tingkat dua dari Jurusan Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis, mengungkapkan kegembiraan mengikuti program ini. “Sejujurnya, saya merasa ada kekosongan dalam pengembangan diri kami sebagai mahasiswa. Program ini hadir tepat waktu. Saya memilih mengikuti program futsal dan workshop seni lukis kontemporer karena saya ingin mengembangkan kemampuan saya di bidang kerjasama tim dan kreativitas. Saya yakin ini akan sangat membantu saya ketika memasuki dunia kerja,” ungkapnya dengan percaya diri.
Sementara itu, Muhammad Rizki Pratama, mahasiswa semester tiga dari Jurusan Teknik Informatika, melihat program ini sebagai kesempatan untuk mengembangkan jiwa kepemimpinan. “Saya sudah mendaftar untuk mengikuti program voli. Saya percaya bahwa melalui olahraga tim, saya akan belajar banyak tentang kepemimpinan dan manajemen situasi yang sulit. Ini adalah investasi terbaik untuk masa depan karir saya,” paparnya.
Dukungan Infrastruktur dan Sumber Daya
Universitas Muhammadiyah Kendari telah mengalokasikan anggaran signifikan dan sumber daya memadai untuk memastikan kesuksesan program ini. Kampus menyediakan fasilitas olahraga modern yang mencakup lapangan futsal, lapangan voli, dan court bulu tangkis yang telah diperbarui dengan standar nasional. Untuk kegiatan seni, kampus menyediakan studio seni, ruang latihan tari, dan perpustakaan digital dengan koleksi referensi seni yang lengkap.
Selain infrastruktur fisik, universitas juga telah merekrut tim pembimbing profesional yang berpengalaman. Setiap cabang olahraga memiliki pelatih bersertifikat nasional, sementara setiap kegiatan seni memiliki mentor yang merupakan praktisi dan seniman berpengalaman. “Kami tidak ingin mahasiswa kami belajar dari amatir. Mereka memerlukan bimbingan dari profesional yang telah terbukti keahliannya,” tegas Prof. Jamaluddin Malik.
Universitas juga mengalokasikan dana khusus untuk mengikutsertakan mahasiswa peserta program dalam kompetisi tingkat daerah dan nasional. Target untuk tahun 2026 adalah minimal 15 mahasiswa Universitas Muhammadiyah Kendari akan berkompetisi di tingkat nasional dalam berbagai cabang olahraga dan seni.
Visi Jangka Panjang
Unit Karir Mahasiswa telah merumuskan visi jangka panjang untuk program ini dalam horizon lima tahun ke depan. Target pertama adalah membangun ekosistem pengembangan mahasiswa yang holistik dan berkelanjutan, di mana olahraga dan seni budaya bukan lagi aktivitas sampingan, melainkan bagian integral dari kurikulum pengembangan karakter mahasiswa.
Target kedua adalah meningkatkan reputasi Universitas Muhammadiyah Kendari sebagai universitas yang menghasilkan lulusan dengan profil kompetensi holistik. Dengan program ini, universitas berharap dapat menarik minat calon mahasiswa berkualitas tinggi dan meningkatkan penilaian dalam ranking universitas nasional.
Target ketiga adalah menciptakan ekosistem seni dan budaya kampus yang dinamis, di mana mahasiswa tidak hanya konsumen pasif budaya, tetapi juga penciptanya. “Kami berharap lima tahun dari sekarang, Universitas Muhammadiyah Kendari akan dikenal sebagai pusat pengembangan talenta olahraga dan seni budaya di wilayah Sulawesi Tenggara,” ungkap Dr. Ahmad Tahir dengan optimisme tinggi.
Penutup
Peluncuran program terintegrasi olahraga dan seni budaya melalui Unit Karir Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Kendari menandai komitmen kampus terhadap pengembangan holistik mahasiswa. Program ini bukan sekadar inisiatif untuk meningkatkan prestasi olahraga atau menghibur mahasiswa, tetapi merupakan strategi sistematis untuk membangun sumber daya manusia yang berkualitas dan siap menghadapi tantangan abad ke-21.
Dengan dukungan penuh dari pimpinan universitas, partisipasi antusias mahasiswa, dan ketersediaan infrastruktur memadai, program ini diprediksi akan menciptakan dampak positif bagi pengembangan karir mahasiswa Universitas Muhammadiyah Kendari. Mahasiswa yang mengikuti program ini akan mengakhiri masa studi tidak hanya dengan pengetahuan akademik yang kuat, tetapi juga dengan portofolio kompetensi lunak yang menarik bagi calon pemberi kerja.
Lebih lanjut, program ini juga menjadi simbol nyata dari filosofi Muhammadiyah tentang pengembangan manusia yang utuh, tidak hanya dari segi intelektualitas, tetapi juga dari segi karakter, kreativitas, dan kontribusi sosial. Diharapkan, lulusan Universitas Muhammadiyah Kendari yang telah mengikuti program ini akan menjadi individu yang tidak hanya berhasil secara profesional, tetapi juga menjadi agen perubahan positif dalam masyarakat.
Program ini akan secara resmi dimulai pada April 2026 dengan pendaftaran peserta dan orient